Arsip Tag: status gizi bayi

Abstrak Hubungan Pemberian ASI eksklusif dengan Status Gizi Bayi

Standar

Sri Nurasih , Arfiana,Amd.Keb.S.Kep.Ns . Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Status Gizi Bayi Di Desa Rejosari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang Tahun 2012. (xviii+69 halaman+8 tabel+3 bagan+10 lampiran)

Latar belakang penelitian ini berdasarkan dari studi pendahuluan yang pernah dilakukan peneliti pada bulan Pebruari 2012 di Desa Rejosari Kecamatan Bandongan didapatkan dari 5 orang balita dengan status gizi kurang, 3 diantaranya tidak mendapat ASI eksklusif. Dari hasil wawancara diperoleh data bahwa kebanyakan gizi kurang terjadi pada balita umur 3 tahun dengan gejala klinis anak terlihat kurus, lesu, terlihat tidak ceria dan pada umur tersebut anak belum dapat berdiri dengan satu kaki.
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi. Penelitian dilakukan dari bulan Mei-Juli 2012.
Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional, dengan menggunakan kuesioner yang disebar sebanyak 61 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Uji statistik yang digunakan adalah chi square dan koefisien kontingensi menggunakan tingkat signifikan 0,05 (95%). Dengan hasil nilai chi kuadrat hitung 6,252, tingkat signifikan 0,044, dan koefisien kontingensinya 0,305 hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi.
Kesimpulan yang dapat ditarik adalah adanya hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi di Desa rejosari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang tahun 2012.
Saran bagi masyarakat hendaknya menambah pengetahuan tentang ASI eksklusif sehingga dapat memberikan ASI kepada bayi secara eksklusif dan dapat membantu menjaga status gizi tetap baik pada bayi.

Sri Nurasih1, Arfiana,Amd.Keb.S.Kep.Ns2. Relationship Between Exclusive Breastfeeding And Baby’s Nutritional Status In Rejosari Village Bandongan District Magelang Regency 2012. (xviii+69 pages+8 table+3 scame+10 appedndies)

Background/Objective: from the past study in February 2012 in Rejosari village Bandongan district Magelang regency found that 3 babies from 5 with low nutritional status had not been exclusively breastfed. In an investigation, many children in the 3 years old whose have low nutritional status looks like unhappy, fatique, thin and can’t stand with one leg. The objective of this research is to see correlation between exclusive breastfeeding with baby’s nutritional status.
Subject/Methods: This was a cross sectional study of all mother-baby pairs, with health babies who were 6-12 months of age in Rejosari, Bandongan, Magelang between May and July 2012. All mothers who agreed to participate were included. There are 61 respondents who fulfilled the inclusion criteria and then get the questionnaires. Data analyses include simple cross-tabulation, chi square, coeffisien contingensi and use confidence interval 95%.
Result: The value of chi quadrat is 6,252 (more than table’s chi quadrat), p value is 0,044 (p value less than 0,05), and coefisien contingensi is 0,305.
Conclusion: According to the result, association between exclusive breastfeeding and baby’s nutritional status in Rejosari, Bandongan, Magelang 2012 is significant. We hope that every parent can adding knowledge about exclusive breastfeeding and baby’s nutritional status, so the children will growth well.