SAP Puting Lecet

Standar

SATUAN ACARA PENDIDIKAN KESEHATAN

Topik pembicaraan : Cara Merawat Puting Lecet
Sasaran : Ibu Menyusui
Waktu : 30 menit
Tempat : Balai desa Jurangombo Magelang Selatan

Tujuan Instruksional umum
Agar ibu menyusui secara umum mengerti, memahami, dan mengetahui cara merawat puting lecet yang baik dan benar.

Tujuan Instruksional khusus
a) Ibu mengetahui penyebab puting lecet
b) Ibu mengetahui cara mengatasi puting lecet
c) Ibu mengetahui cara mencegahi puting lecet

Metode penyampaian
a) Ceramah
b) Tanya jawab

Media
Leaflet

Materi
A. Penyebab putting Lecet
Puting lecet dan nyeri dikarenakan posisi atau cara menghisap yang salah, puting susu belum meregang (belum siap untuk disusui) dan hisapan bayi sangat kuat.
Puting lecet dapat juga disebabkan oleh hal lain seperti:
Puting datar atau puting masuk: ibu dengan puting pada kategori ini dapat menyusui dengan sukses tanpa nyeri. Puting datar tidak menjadi tegak ketika dirangsang atau jika dingin. Puting masuk biasanya justru tertarik daripada menonjol keluar ketika daerah sekitar puting ditekan. Memakai breast shell selama kehamilam dapat membantu menarik keluar puting Ibu. Saat bayi Ibu sudah lahir, Ibu dapat menggunakan pompa payudara untuk menarik puting Ibu segera sebelum melekatkan bayi Ibu ke payudara.
Bengkak: Payudara yang penuh dan keras dapat terjadi pada hari-hari awal menyusui. Hal ini dapat mengakibatkan puting datar yang akan mempersulit bayi untuk latch on. Untuk menhindari kondisi ini pastikan ASI Ibu dikeluarkan secara teratur. Jika bayi Ibu tidak disusui tiap 2 jam atau lebih, perahlah atau gunakan pompa untuk menghindari bengkak.
Memakai pompa payudara: sama seperti menyusui itu sendiri, menggunakan pompa seharusnya juga tidak sakit. Ibu mungkin perlu mencoba-coba untuk menemukan pompa payudara yang nyaman untuk Ibu. Pada umumnya, jika puting Ibu terletak di tengah-tengah dinding pompa dan pemompaan dilakukan dengan lembut maka cedera dapat dihindari.
Melepaskan bayi dari payudara Ibu: Lakukan perlahan dan selembut mungkin! Banyak ibu menyadari bahwa begitu anaknya sudah kenyang, ia akan melepaskan payudaranya. Jika bayi harus dilepaskan sebelum hal ini terjadi, cobalah memasukkan jari ke sudut mulut bayi, tarik ke bawah atau tekan payudara ke bawah di dekat mulut bayi untuk melepaskan perlekatan.
Penggunaan empeng atau botol: Jika bayi Ibu mendapat empeng atau botol, suatu kondisi yang dinamakan bingung puting dapat terjadi. Hal ini dikarenakan teknik yang sangat berbeda yang digunakan bayi saat menyusu dibanding dengan mengisap puting buatan. Hal ini dapat menyebabkan bayi Ibu menyusu dengan tidak tepat dan menyebabkan lecet.
Thrush: Jika bayi Ibu sudah semakin bertambah usianya dan Ibu tiba-tiba mengalami puting lecet atau nyeri payudara yang dalam, Ibu mungkin terkena thrush (infeksi jamur).
Dengan belajar selama masa kehamilan Ibu dapat meningkatkan pengalaman menyusui Ibu. Jika bayi Ibu sudah lahir, menentukan penyebab lecetnya puting Ibu adalah langkah pertama dalam menyembuhkan puting Ibu dan kemudian melanjutkan pengalaman menyusui bebas nyeri.
B. Cara mengatasi puting lecet
 Mulai menyusu pada putting yang tidak sakit
 Susui sebelum bayi sangat lapar agar menghisapnya tidak terlalu kuat
 Perbaiki cara menghisap, bibir bayi menutupi areola diantara gusi atas dan bawah
 Jangan membersihkan puting dengan sabun atau akohol
 Perhatikan cara melepaskan mulut bayi dari puting setelah selesai menyusui. Letakkan jari kelingking di sudut bawah bibir bayi atau tarik sedikit ke bawah dagu bayi
 Keluarkan sedikit ASI untuk dioles pada puting selesai menyusui
 Biarkan puting kering sebelum memakai BH
 Kalau lecet tidak sembuh dalam 1 minggu, rujuk ke Puskesmas
 Usahakan bayi menghisap sampai ke bagian hitam di sekitar puting (areola)
C. Cara mencegah putting Lecet
Berikut adalah langkah-langkah dasar yang akan membantu mencegah puting lecet :
 Posisi diri senyaman mungkin dengan bantuan sIburan punggung, bantal yang menyangga lengan dan bantal di pangkuan, serta sIburan kaki.
 Posisi bayi dekat dengan ibu, dengan pinggulnya menekuk sehingga ia tidak harus menengokkan kepala untuk mencapai payudara ibu. Mulut dan hidungnya harus mengahadap puting. Jika mungkin, minta bantuan untuk memberikan bayi kepada ibu saat ibu sudah merasa nyaman untuk menyusui.
 Sangga payudara ibu sehingga tidak menekan dagu bayi.
 Lekatkan bayi pada payudara ibu. Dorong ia untuk membuka lebar mulutnya dengan menyentuhkan bibirnya dengan puting dan berkata, ayo, buka” Angkat ia agar lebih dekat dengan menyangga punggungnya (bukan belakang kepalanya) agar dagunya mengarah ke payudara ibu. Hidungnya akan menyentuh payudara ibu. Tangan ibu berfungsi sebagai leher kedua” bagi bayi.
 Nikmatilah! Jika tidak merasa nyaman, ganti posisi bayi.

Evaluasi
Evaluasi akan dilakukan selama proses berlangsung dan setelahnya.
Bentuk evaluasi
Pertanyaan lisan:
a) Apa yang menyebabkan puting lecet?
b) Sebutkan cara mengatasiputing lecet?
c) Sebutkan cara mencegahputing lecet!

Referensi
http://supportbreastfeeding.wordpress.com/2009/01/14/bagaimana-cara-mengatasi-puting-lecet-nyeri-puting-dan-payudara-bengkak/
http://doktermaya.com/artikel/laktasi/bagaimana-mencegah-puting-lecet

About chinue

just simple girl who wanna be happy dunya wal akhiroh, seorang anak dari orang tua yang sangat ingin saya bahagiakan, seorang kakak yang kadang justru manja dengan adiknya, seorang teman, seorang sahabat yang selalu merepotkan, dan seorang hamba Allah yang terus belajar bagaimana menjadi hambaNYA sesuai dengan tuntunannNYA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s