Rindu, Hati dan Doa

Standar

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi..

Rindu, Hati dan Doa.

Aku merindukan rumah, home not house. Mungkin aku terlalu childish untuk sebagian orang, kau tau rasanya tak dapat pulang ke rumah itu seperti apa?? Itu menjadi salah satu resiko menjadi perantau. Terkadang tiba-tiba merasa sesak dan seketika air mata menetes.

Bukannya tak mau bersyukur atas nikmatMU yaa Rabb, ini hanya sekedar masalah melegakan perasaan. Engkau begitu murahnya pada hamba yang banyak dosa ini, mungkin ini caraMU agar hamba hanya bergantung pada Engkau Rabbku.

Hmmfiuuh.. Allahku, jadikan hati hamba hati yang lapang, agar jika ada racun sebanyak kontainerpun tak akan berasa karena hati yang seluas samudra. Hati yang ikhlas memaafkan sesama, hati yang senantiasa ingin berbagi kebahagiaan, hati yang merasa bahagia bila memberi dan bukan menerima, hati yang optimis, hati yang semangat, hati yang sabar ketika dihina atau dicaci atau bahkan oleh candaan yang menyakitkan, hati yang selalu tawakal kepadaMU, hati yang qanaah, hati yang zuhud terhadap dunia, hati yang tak merasa paling benar, hati yang bukan hati pendengki, hati yang tidak berpenyakit, hati yang berkhusnudzon, hati yang selalu merinduMU, hati yang selalu mencintaiMU lebih dari apapun di dunia ini, hati yang selalu bersyukur atas nikmatMU baik yang berupa materi atau immateri, hati yang senantiasa mencintai kekasihMU, hati yang selalu berdzikir kepada Engkau, hati yang taat beribadah, hati yang selalu ingat akan dosa, hati yang selalu tegak dalam agamaMU, hati yang tak mendendam jika tersakiti, hati yang selalu rendah hati, hati yang merasa bukan apa-apa tanpaMU, dan hati yang selalu Engkau cintai yaa Rabb.

Yaa muqallibalqulub tsabit qalbi ‘ala dinnika.

Susah sekali menjaga hati bagiku, terkadang hati ini masih berpenyakit, belum bisa berlaku sabar, syukur, ikhlas atas cobaanMU, padahal janjiMU itu pasti bahwa Engkau tak akan memberi ujian melebihi batas kemampuan hambaMU. La tahzan, innallahama’ana, innallahama’asshobirin, semua itu ada di Al-Qur’an. Terkadang hati ini mudah sakit hanya karena perkataan orang lain, padahal kekasihMU, kekasihku Rasulullah mendapatkan perlakuan yang lebih kejam dari manusia pada saat itu. Jadikan hatiku, akhlaku, takwaku dan imanku seperti kekasihku Rasulullah SAW yaa Rabb.

Hati ini rapuh, hati ini masih dipenuhi nafsu, hati ini masih mudah di ganggu oleh syaitan, padahal syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. Aku berlindung kepadaMU dari godaan syaitan yang terkutuk.

Ampuni aku..ampuni aku Rabbku..Aku ingin kembali ke jalan yang lurus. Ridhoi hamba, tuntun hamba..Hindarkan hamba dari cinta sebelum halal. Cinta itu fitrah, tapi cinta yang belum halal itu adalah nafsu. Astaghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah.

Di akhir tulisan ini, semoga tulisan ini dapat bermanfaat, setidaknya bagi diri sendiri..setidaknya aku dapat berubah menjadi lebih baik lagi aamiin ^^

About chinue

just simple girl who wanna be happy dunya wal akhiroh, seorang anak dari orang tua yang sangat ingin saya bahagiakan, seorang kakak yang kadang justru manja dengan adiknya, seorang teman, seorang sahabat yang selalu merepotkan, dan seorang hamba Allah yang terus belajar bagaimana menjadi hambaNYA sesuai dengan tuntunannNYA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s