Belajar Qana’ah Belajar Bersyukur

Standar

Bismillahirrahmanirrahim..

Ini bukan untuk siapa-siapa, ini kata-kata untuk diri saya sendiri, sebagai pengingat agar selalu bersyukur atas nikmat Allah sebagai pengingat agar diri ini selalu merasa cukup, selalu bersyukur dan tidak kufur nikmat.

Uang, adalah sesuatu yang dapat digunakan sebagai alat jual beli. Semua orang butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk saya. Tapi apa semuanya bisa dibeli dengan uang?

Rejeki Allah disebar diseluruh bumi untuk makhlukNya, kita manusia diwajibkan berikhtiar untuk menjemput rejeki tersebut. Terkadang saya merasa tertohok, jika saya merasa kurang atas apa yang saya terima, banyak diluar sana yang menerima lebih sedikit dari saya padahal mereka lebih bermanfaat bagi orang lain. Sementara saya?? Sudah diberi lebih dari cukup tapi terkadang tetap merasa kurang. Di luar sana, banyak saudara-saudara saya yang berjuang demi kemanuasiaan tanpa imbalan sepeser pun. Sedangkan disini?? Saya terkadang terlalu menghitung tiap detil yang saya lakukan dikonversikan dengan nilai rupiah.

Astaghfirullahal’adzim..

Padahal seperti yang kita tahu, didalam rejeki yang kita terima ada sebagian hak orang lain, hak orang-orang yang membutuhkan. Dan nikmat Allah itu tak melulu hanya materi. Hidup sehat dan waktu luang adalah nikmat Allah yang sering kita sia-siakan. Dengan hidup sehat kita bisa menghirup oksigen dengan bebas tanpa harus membayar beratus-ratus ribu hanya untuk beberapa liter, kita bisa bernafas spontan tanpa bantuan ventilator yang biaya sewanya berjuta-juta dan lain sebagainya.

Lihatlah di panti asuhan luar biasa, mereka berkebutuhan khusus, ada yang tak bisa melihat indahnya dunia, bahkan kan bisa melaihat wajah mereka sendiri. Hanya ada gelap dan terang, sedangkan aku??kita?? Mereka yang terlahir tak sempurna, tak dapat berjalan atau tak memiliki tangan yang sempurna, mereka tetap bertahan hidup dan bresyukur dengan terus belajar ketrampilan berpuluh-puluh kali lipat lebih keras dari manusia normal, sedangkan aku?kita??

Waktu berkumpul dengan keluarga lengkap dengan tenang tanpa ada gangguang suara bom atau tembakan seperti yang dialami saudara kita di Timur Tengah, tidak harus dengan tiba-tiba kehilangan sanak keluarga dan semua hartanya dikarenakan musibah longsor atau gempa atau yang lainnya. Teman-teman yang baik, yang selalu mengingatkanmu akan Allah dan surga, juga termasuk nikmat Allah yang tak tergantikan. Sudahkah bersyukur??

Faabiayyialaa irabbikummatukadziban..Maka nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan??

Kita terkadang memandang hidup orang lain lebih enak, rumput tetangga lebih hijau, padahal hidup kita bisa jadi hidup yang diinginkan orang lain. Orang yang bekerja jauh dari keluarga merasa iri melihat orang yang dekat dengan keluarga, padahal diluar sana ada banyak orang yang tidak bekerja ingin bekerja. Orang yang berpenghasilan 1juta merasa iri dengan yang berpenghasilan 2juta, pdahal banyak orang dengan penghasilan hanya seratus ribu. Dan masih banyak lagi yang lainnya.  Jika kita bersyukur, insyaaAllah akan ditambah nikmat kita, itu janji Allah dan janji Allah itu pasti.

Ya Allah, ampuni hamba yang kadang kurang bersyukur atas nikmatMU.

Ya Allah, jadikan kami hambaMU yang selalu merasa qana’ah atas setiap rejekiMU. Jadikan kami hamba yang ikhlas dalam menerima setiap takdirMU.

Ya Allah, jangan jadikan hamba sebagai orang yang mendzalimi saudaranya hanya karena mengejar rupiah, jabatan, dan duniawi lainnya.

Astahgfirullahal’adzim alladzilaailaahailla huwalkhayyulqayyum wa atubuilaaih..

Rabbana atinafiddunya khasanah, wafil akhiratikhasanah waqina ‘adzabannar.

Subkhana rabbika rabbil’izzati ‘ammayasifun walamaun’alalmursalin walkhamdulillahirabbil’alamiin.

 

Madiun, 16 Syawal 1437 H

About chinue

just simple girl who wanna be happy dunya wal akhiroh, seorang anak dari orang tua yang sangat ingin saya bahagiakan, seorang kakak yang kadang justru manja dengan adiknya, seorang teman, seorang sahabat yang selalu merepotkan, dan seorang hamba Allah yang terus belajar bagaimana menjadi hambaNYA sesuai dengan tuntunannNYA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s