img_01331

Aku kangen sama temen2Q SMA jeeeeeeeeeeeeeeeeeeeh…

Tau ga kenapa??

Karena di sana ada cowok2nya….hehehehe…

Di sini sepi nggak da cowok, kalo ada paling cuma mas agung dosen komputer sama dosen dikwar, eyang Tarto….eh ada juga pak bambang dan eyang sabdoko ding………

jadi di sini gak ada yang banyol kaya pas di SMA….

Gak ada yang suka telat kaya dimas, gak ada yang suka ceplas ceplos kaya helly, gak ada yang suka nyanyi2 bawa gitar kaya danang n the gank…

pokoknya kelas @7 is d best lah…

HURO!!!

Wali kelasKu Pak roto juga perhatiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan banget gak kaya Bu Herlin yang diminta ngajuin jadwal ben liburnya banyak aja kudu ngajuin proposal sik….

Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu………………

Kangen kalian semuaaaaaaaaaaaaaa…………..Trus juga kelas X3 Q yang super duper rame

486874658l

Teman2 yang kan selalu aku kenang

Di sini aku menemukan nama Chinoe

MAsih culun2 ya, wakakakakakak….

Oya ni tak tulis juga cerpenQ yang ku buat waktu SMA

Rada bullshits ci…tapi ga papa lah

Crazy??

Semerbak bunga kamboja putih tercium olehku, semakin lama semakin menyengat. Membuat tempat ini menjadi tempat yang wangi. Lama aku menyusuri tempat ini, yang akhirnya aku menemukanmu. Tanah pemakaman yang masih baru, belum tampak seperti makam lain yang sudah dibangun. Aku bahkan masih melihat karangan-karangan bunga ada di pusaramu. Cintaku yang tak nyata, cintaku yang sempurna.

Hhhhmmm………Aku menghela napas panjang, berusaha menenangkan diriku sendiri. Dengan langkah yang berat aku menuju samping pembaringan terakhirmu, duduk lama mengamati nisan yang ada. CAHYANINGTYAS ANINDITYA binti PRABOWO ANINDITYO.

“Hai Cinta, nama kamu bagus”,ucapku lirih.

“Kenapa nggak kasih tahu aku sejak awal ?”,

“Kamu jahat!!Kenapa nggak jawab ??”, kini aku tak sanggup lagi menahan air mataku yang sedari tadi sudah ingin keluar.

“Cinta,,sekarang kamu udah ketemu aku kan ? Gimana ? Aku cakep nggak ? Aku kayak pengeran impian kamu nggak ? Atau malah lebih cakep ?”,

“Eh aku bawa ipod nano kesayanganku nih, itu lho yang sering aku ceritakan ke kamu..”,

“Mau dengerin lagu bagus nggak??”,

“Lagu kita…”,kataku sambil memencet tombol-tombol di ipodku.

Sebelas januari bertemu, menjalani kisah ini

Naluriku berkata, engkaulah milikku

Bahagia selalu dimiliki, bertahun menjalani bersamamu

Kunyatakan bahwa engkaulah jiwaku

Akulah penjagamu, akulah pelindungmu

Akulah pendampingmu di setiap langkah-langkahmu

Pernahku menyakitimu

Pernah kau melupakan janji ini

Smua karena kita ini manusia

Kau bawa diriku ke dalam hidupmu

Kau basuh diriku dengan rasa sayang

Senyummu juga sedihmu adalah hidupku

Kau sentuh cintaku dengan lembut

Dengan sejuta warna

Sebelas januari bertemu menjalani kisah cinta ini

Naluri berkata engkaulah milikku

Lagu yang dinyanyikan Armand Maulana itu kuputar ulang. Bersama dengan kuputar kembali memoriku tentang dirimu.

***

Pip pip..pip pip..

Kubuka pesan di hpku.

Ni sp y?Tmnku bkn?bls..

+6281234567xxx

Dari nomor tak dikenal.

Sapa ya? Bales ah…Iseng, batinku. Lalu kuketik balasan sms untukmu.

Hai sayang, aku kangen ni sma kamu.

-Sent +6281234567xxx

Km sp c?

+6281234567xxx

Hihihi…rasain kamu, kena deh ku isengin. Kubalas lagi ah.

Aq Raditya. Km Susan bkn? Qt kn td ktm d cafe de cafe,km yg ksh no hp km..

-Sent +6281234567xxx

Oh..km slh krm tuh.

+06281234567xxx

Kl gtu knln mo g? Nm km sp?

-Sent +6281234567xxx

Q Cindy,Lam knl d..

+6281234567xxx

Oh Cindy,simpen di phonebook aja deh sapa tau enak buat ngobrol.

***

“Sejak itu aku kenal kamu,Cintaku. Kamu membuatku merasa nyaman dengan sms-sms kamu yang lucu abis. Aku lucu banget, bikin aku gemes.”,ucapku lirih. Ku buka pesanmu darimu yang masih kusimpan sampai sekarang. Pelan-pelan kubaca.

Prshbtn i2 jgn spt PEPSODENT yg hnya mlindu9i 12 jm,BAYGON yg smp 24 jm,,ato HIT yg 48 jm..tp spt REXONA yg stia stiap saat..Hehehe…

-CindyCayanx-

Aku tersenyum pelan melihat sms kamu.

“Kamu memang gokil abis. Aku suka kamu. Kamu tahu itu kan Cinta?? Aku udah pernah bilang ini ke kamu…”,

“Ingat nggak? Awas kalau kamu udah lupa…Malam itu 11 Januari kan?”,

***

Di kamarku aku berbaring. Seperti biasa tiap malam aku menunggu sms dari Cindy. Sejak kita berkenalan lewat hp, kami semakin dekat. Entah kenapa rasanya ada yang kurang jika aku tak mendapat pesan singkat darinya. Apalagi saat kudengar suaranya yang lembut dari telepon, rasanya benar-benar aku ingin memilikinya. Ini memang aneh, tapi itu yang kurasakan. Kadang aku menolak untuk itu. Tapi semakin aku menolak semakin aku tak bisa lepas. Ya akhirnya kujalani saja seperti ini, mengalir seperti air.

Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB.

“Kok Cindy belum sms y…”,batinku.

“Tak sms aja deh..”,ucapku seraya meraih hp di meja samping tempat tidurku.

G kangen y?

-Sent CindyCayanx

G..

-CindyCayanx

Kq gtu c,,Q kn kangen m km.

-Sent CindyCayanx

Mkch,,Ywdh Q jg k9en d…

-CindyCayanx

Cin,blh crta g?Q mo crht ni.

-sent CindyCayanx

Blh do9.

-CindyCayanx

Q sk sm Km..

-Sent CindyCayanx

Q tw,,i2 doa9?

-CindyCayanx

“Ya Allah,ni anak..Aku kan serius,masa jawabannya pendek banget.”,umpatku pelan.

Km tw g?Sjk Q knl km,tiap Q lwt dkt rmh km Q ngrs bd. Ky ad yg spesial..Ini emg pnyakit anh,,

-Sent CindyCayanx

Kchn!!Mknya bnyk OR pagi biar g skt2an…Hehehe..Y d Q jg sk km,ntr gntu9 dri lg kl km Q tolak..

-CindyCayanx

Aku terkikik pelan membaca sms itu. Entah serius entah tidak, sms itu sangat berarti untukku.

***

“Cayang,nggak ada satu sms pun dari kamu yang aku hapus. Smpai-sampai memori hpku Cuma habis buat nyimpen sms dari kamu.Ayo tanggungjawab..”,

Hhhhmmm…..Aku kembali menghela napas panjang.

“Kamu terlalu kejam. Kamu membuatku merana,membuatku menyesali kenapa aku selalu menolak untuk bertemu denganmu..maaf sayang,aku hanya tak ingin kau kecewa setelah bertemu denganku…Aku hanya tak ingin semuanya berakhir…tapi sekarang semuanya benar-benar berakhir…”,

“Kamu terlalu cepat pergi,,bahkan kau tak berpamitan denganku..”,

Air mataku kembali memberontak keluar. Bayangan kejadian kemarin malam kembali berkelebatan di kepalaku.

***

Malam yang sama seperti malam-malam sebelumnya. Aku terus menanti sms dari Cindy. Sudah dua minggu di tidak menhubungiku. Setiap ku kirim pesan, tak ada satupun yang dibalas. Biasanya kalau sedang sibuk paling lama kami tidak berhubungan selama seminggu. Tapi ini benar-benar kelewatan.

“Apa dia marah ya ?Tapi apa salahku,,perasaan saat terakhir sms baik-baik saja.’,pikirku.

Lama berpikir tapi aku tetap tak menemukan jawabannya. Sampai kuputuskan untuk meneleponnya ke nomor yang biasa.

“Maaf nomor yang anda tuju sedang tidak aktif……..”,kata operator telepon.

“Tuhkan dari kemarin kok nggak aktif terus..”,gerutuku.

Akhirnya kuputuskan untuk menelepon nomor rumahnya.

Tuuuut…….tuuuuut…….tuuuut….

“Halo Assalamu’alaikum.”,kata seseorang di seberang sana.

Ini mungkin ibu Cindy. Dari suaranya sudah dapat ditebak. Suaranya mirip dengan Cindy, tapi menurutku masih bagusan Cindyku Sayang,hehehe…

“Halo,Wa’alaikumsalam..Cindynya ada Bu?

“Ini siapa y ?Dan Cindy siapa ya ?”,

“Saya temannya Cindy putri Ibu.’,

“Aya, maksudnya?hiks…”,

Terdengar suara isak tangis yang ditahan.

O ya aku baru ingat Cindy emang pernah bilang orang rumah memanggilnya Aya.

“Iya, benar.”,

“Hiks..hiks…”,

Kali ini suaranya benar-benar parau. Aku benar-benar merasa tidak enak.

“Tenang Bu,memangnya ada apa dengan Aya ?”,

“Hiks,,Aya…Aya sudah pergi…”,

Awas ya Cin,kamu pergi nggak bilang-bilang. Ganti nomor lagi…..

“Pergi kemana Bu ?”,

“Hiks..huhu..huhu….Pip,Tututututututuuuuuuuuuuut….”

“Yah kok diputus sih. Ah besok main aja lah kesana,sapa tau dapat info..”,ucapku lirih.

Seperti yang kurencanakan semalam, aku pergi ke rumah Cindy. Walau belum tahu tepatnya, tapi aku sudah hafal alamatnya. Setelah tanya-tanya ke beberapa orang akhirnya aku menemukan rumahnya. Ternyata Ayah Cindy orang yang terkenal juga di daerahnya jadi gampang untuk mencari kediamannya.

Tok..tok…tok…

“Assalamu’alaikum…”,

“Aduh aku kok jadi deg-degan gini ya..”, batinku.

“Wa’alaikumsalam,bentar!”,

Ceklek.

Pintu terbuka,tampak seorang cowok yang usianya kira-kira 17 tahunan.

“Mau cari siapa?”, tanyanya.

Mungkin ini adik Cindy,gaya bicaranya mirip. Aduh semua keluarganya kok mirip-mirip dalam bicara ya…hehehe pikirku.

“Em..Aya-nya ada ?”,

Kulihat matanya tiba-tiba redup.

“Silahkan masuk,,tak panggilkan ayah saja..Silahkan duduk..”,

Aku pun segera duduk.

Tak lama seoorang yang pria paruh baya menghampiri dengan senyum yang sepertinya dipaksakan. Kami berbasa-basi sebentar, dan akhirnya aku melihat reaksi yang sama saat aku menanyakan Cindy.

Ayah Cindy terlihat sangat sedih. Kemudian beberapa kata meluncur dari bibirnya.

“Aya,dia putri kesayanganku..Dia putri satu-satunya di keluarga ini..Aku sangat bangga padanya..”, ujarnya terpatah-patah seperti menahan air mata.

“Semua orang sayang padanya,,Kamu juga salah satu di antaranya kan? Apa kamu pacarnya? Dia nggak pernah cerita kalau punya pacar seganteng kamu..”

Aku hanya mengangguk saja,,masih penasaran dengan cerita Ayah Cindy.

“Allah juga sayang padanya,saking sayangnya ia tak dibiarkan menderita rasa sakit…”,

“Maksudnya?”

“Dia…mengalami kecelakaan hebat,dan…dan…. hhhmmmm….”,

Jgerrr,rasanya seperti tersambar petir dengan kekuatan 100.000 volt.

Innalillahiwainnailaihiroji’un.

Sekarang aku tahu apa maksud dari semua ini. Aku berusaha menahan rasa sedihku.

“Maaf Pak..”

“Tak apa,aku juga senang kamu datang kemari..Aku jadi bisa menceritakan putriku,aku jadi bisa mengenangnya kembali..Aku tak akan berusaha melupakannya..Kamu harus tahu itu.Karena ia tak pantas untuk dilupakan..”jawabnya tegas.

***

“Cindy…aku lebih suka memanggilmu itu,Karena aku mearasa itu adalah nama spesial yang hanya aku dan kamu yang memiliknya…Kamu tahu ayahmu cerita banyak tentang kamu,bahkan aku boleh melihat-lihat fotomu. Nih aku boleh bawa pulang lho….Nggak papa kan?”,

“Kamu manis banget sih….”,kataku sambil mengamati foto yang ada di tanganku.

“Tapi Kamu tampak kayak preman pasar aja pake baju kayak gini,hihihihi….Pake topi,pake celana bolong-bolong…”,candaku menghibur diri sendiri..

“Eh hampir lupa,,kamu pernah bilang kan kalau mau ke rumah kamu harus bawa pesenan kamu?..Nih tak bawain,apa yang ketinggalan? Nggak ada kan? Ada buku harpot 7,dvd Narotu Shippuden, boneka Teddy Bear,coklat SilverQueen,es krim,,,”,kataku sambil menunjukkan barang-barang yang ada dalam tasku.

“Ntar tak kasihkan adikmu aja kali ya?Gimana?”,

Hhhhmmm….lagi-lagi aku menghela napas panjang.

Kuperhatikan sekeliling,hari semakin sore. Sepertinya aku harus pulang.

“Sayang,aku harus pulang dulu…Sebenernya aku mau nemenin kamu di sini selama mungkin…tapi ntar aku malah kayak orang gila di sini”,

Aku tersenyum sendiri mendengar kata-kataku.

“Eh aku emang kayaknya udah gila,,Udah tergila-gila sama kamu..Sayang…”,

“Ingat aku nggak akan pernah ngelupain kamu….Sampai kapanpun, walau aku menemukan orang lain,kamu tetap akan jadi Cindyku di bagian hatiku…Bagian itu akan aku kunci hingga kamu tak akan bisa pergi dari sana….”,

“Aishiteru….”,

Aku berjalan menjauh dari pusaramu. Tapi kurasa hatiku tetap ada di sana.

END.

Created by Chinu.

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s